Diklat Stikom Java Network 2014
January 20, 2018Waktu harus terus berjalan apapun kondisi kita, begitu juga dalam suatu organisasi. Tak peduli organisasi itu besar atau kecil tapi mereka pasti akan menghadapi yang namanya regenerasi (pergantiaan masa jabatan).
Tapi sayangnya semuanya cowok dan tidak ada satupun cewek yang ikut, haduh pasti borriing. Bailah diklat ini di mulai pada hari Jum'at siang sekitar jam 1 lah yang dibuka oleh Ibu pengurus SJN diteruskan dengan foto bersama dan akhirnya berangkatlah kita menuju templat diklat.
Beruntung kendaraan yang kita gunakan lumayan bagus yaitu bus milik kampus, lama perlajanan mungkin sekitar 1 - 2 jam, tapi karena di dalam bus penuh dengan canda tawa waktu yang lama tersebut tidak terasa sama sekali.
Tiba saatnya kita berada di templat diklat kesan pertama saya tempatnya keren, bagus, nyaman, udaranya sejuk, ada kolam renangnya lagi, sekaligus dingin banget tapi disini sinyalnya sangatlah lemah bahkan punah.
Dibimbing kakak senior yang sekaligus panitia diklat, kami menuju ke lokasi yang sudah direncanakan. Dihari pertama ini kami diberi suatu tugas yang unik menurut saya, yaitu kita harus membentuk suatu team.
Team tersebut harus bisa mengumpulkan pesan yang akan diberikan panitia, yang asyiknya setelah pesan tersebut kita terima kita tidak boleh sedikitpun mengintip apalagi melihat pesan tersebut dan harus kita simpan baik - baik jangan sampai pesan tersebut bocor ke team yang lain.
Pesan itu ada 6 (seingat saya hehe) dan untuk mendapatkan pesan tersebut kita harus mengikuti setiap game yang ada karena di game tersebutlah kita dapat mengumpulkan semua pesan itu. Pesan itu baru boleh di buka pada saat yang sudah ditentukan.
Malam harinya kami mendapaatkan game yang pertama, gamenya adalah berkomunikasi dengan team kita tapi tidak boleh menggunakan lisan atau suara, melainkan dengan gerakan tubuh dan yang lainnya, kerenkan mengasah kreatif banget deh.
Digame peratama ini team saya harus relah deh kalah karena kami kurang tepat dalam menyampaikan informasinya,tapi gerakan kocak dari teman - teman membuat game ini semakin seru dan lucu banget deh, dan kita berhasil mendapatkan pesan yang pertama.
Habis game waktunya kita untuk mengenal lebih dekat antara anggota satu dengan anggota yang lainnya,seperti kata pepatah "Tak Kenal Maka Tak Sayang" yup perkenalanan diri dihadapan semua orang. Malu pastilah secara kita harus bediri sendirian dan memperkenalkan diri dihadapan orang - orang yang baru.
Tapi karena aksi lucu dari para panitia berhasil memecahkan suasana yang membuat kegiatan ini menjadi lebih akrab dan tidak kaku. Keesokan harinya kami harus bangun pagi banget dan mengikuti senam pagi, udara dingin, sejuk, dan masih ngantuk seperti ini kegiatan yang paling cocok adalah tidur, tapi yaudahlah kita ikuti senam itu.
Seusai senam kami diajak turun ke lapangan untuk game selanjutnya. Dari awal kita memang disuruh membawa kaos kaki untuk diklat ini tapi kami gak menyangka bahwa kaos kaki itu untuk dijadikan bola dan dimainkan seperti olah raga bowling gitu dan sasarannya adalah kaleng bekas minuman yang kecil yang jumlahnya cukup banyak.
Kelihatannya sih muda ternyata saat bermain tidak semudah yang dibanyangkan, bola bowling umumnya berat dan bentuknya bulat banget tapi karena bola ini dari kaos kaki ya otomatis bentuknya tidak terlalu bulat dan saat mengelinding tak jarang arahnya malah tidak teratur.
Pesan kedua kami terima setelah game ini usai, dan langsung lanjut ke game ke tiga yaitu lompat tali kedengarannya biasa banget dan tidak menantang yaa. Eh jangan salah game ini malah sangat menantang karena tiap team harus menyiapkan dua orang untuk bermain.
Peraturannya adalah orang pertama harus memainkan lompat tali terlebih dahuluu kurang lebih sebanyak 10 kali lompatan pada lompatan ke 11 orang kedua harus masuk ke lompatan orang pertama tersebut dan berhasil melompat bersama - sama sebanyak 5 kali jadi total lompatan ada 15 kali.
Seru bangetkan haha, untungnya kita diberi beberapa menit untuk latihan, semala latihan kelompok saya berhasil terus looh bahkan lebih dari 15 kali lompatan tapi kenapa pada saat penilaian team saya malah gagal haduh sedih banget deh rasanya hihihi.
Dengan usainya game kali ini maka sudah ada 3 pesan yang berhasil kami kumpulkan. Lanjut ke game berikutnya yaitu melindungi raja, peraturannya mudah kita harus melindungi satu orang dari team kita.
Orang yang kita lindungi itu adalah rajanya, raja biasanyakan punya pengawal jadi ada juga yang menjadi pengawal tetap raja.
Digame ini ada dua jenis pengawal, yang pertama pengawal tetap yang sifatnya walaupun terkena serang musuh dia tetap bisa bermain, tapi pengawal jenis kedua ini sifatnya kalau dia terkena serangan satu kali saja dia tidak akan gugur dan jumlahnya boleh lebih dari satu sedangkan pengawal tetap hanya satu orang.
Ohya kita dapat menerang team lawan dengan cara melemparkan bola ke arah lawan hingga bola tersebut terkena sang raja. Kita juga dibatasi oleh garis wilayah jadi kita tidak boleh melewati batas itu untuk menyerang lawan atau kita akan dianggap kalah.
Sedikt rumit sih tapi lama - lama menenangkan juga game ini, bahkan ketagihan mungkin hehe. Surat keempat berhasil kami dapat dari game ini. Istirahat sebentar dan kita lanjut ke game berikutnya, game yang membuat kita menjadi lebih dekat satu salam lainnya bahkan sangat dekat.
Karena untuk menyelesaikan game ini dibutuhkan team baru yang terdiri menjadi dua orang. Dua orang tersebut nanti akan diberi satu batang camilan yang berbentuk stik (tidak terlalu panjang) dan tiap ujung itu digigit oleh masih - masih orang.
Tugasnya adalah memakan stik camilan tersebut hingga sekecil mungkin. waaah kebayang dong gimana susahnya haha. Selain anggota baru beberapa panitia juga ikut dalam game ini looh jadi game ini makin ramai dan seru deh hehe. Tapi berakhirnya game ini kami tidak mendapat pesan yang selanjutnya.
Karena masih ada sisa waktu setelah game kami bersantai dengan bermain bola, asyiik akhirna bersenang - senang, kita juga bermain bersama dengan para senior dan panitia jadi kita semakin dekat deh satu sama lainnya.
Mungkin karena semangat yang begitu besar salah satu dari kami menendang bola dengan cukup keras dan membuat bola tersebut melewati pagar yang hasilnya bola tersebut tak bisa diambil deh, terpaksa main bolanya berhenti deh.
Daripada nganggur kami akhirnya berenang untuk menhabiskan waktu yang ada, tidak semuanya berenang sih tapi biasalah mengerjain teman adalah hal yang asyikkan (jujur aja deh hehe). Ada sekitar tiga orang dengan terpaksa kami lempar ke kolam supaya basah dan mau berenang deh.
Lucunya satu dari tiga orang tersebut ada yang tidak bisa berenang jadi ya kami lempar ke kolam yang dangkal haha. Dengan kondisi basah kuyup kami kembali untuk mandi dan ganti baju.
Malam harinya adalah malam yang meneggangkan karena malam ini adalah pemilihan ketua SJN yang baru yeee. Singkat cerita akhirnya Kak Eko menjadi ketua baru SJN menggantikan posisi Kak Malina (ketua SJN sebelumnya).
Keesokan harinya atau hari terakhir kita diklat kita dikumpulkan di lapangan dan mendapat pesan yang terakhir yang berarti kita sudah dibolehkan membuka pesan tersebut. Isi pesan tersebut adalah sebuah teka - teki unik yang membuat kita harus menggunakan logika kita untuk menyelesaikannya, waktunya "logika berperan deh" haha.
Setiap kelompok harus bisa menyelesaian teka - teki tersebut, lama banget memecahkan kode ini karena kelihatannya gampang ternyata tidak juga sih. Klue dari para panitia akhirnya membuat semua team berhasil memecahkan teka - teki tersebut yang ternyata itu adalah game sederhana.
Maka setelah terpecahkan kita harus memainkan game tersebut dan dengan tingkah yang kocak haha. Kocak abis deh kami semua. Game ini selesai dan semua acara sudah kita lewati maka sekarang saatnya kita untuk berkemas - kemas untuk pulang.
Sesaat sebelum pulang kami mendapat baju SJN baru dan harus mengikuti acara serah terima jabatan ketua SJN, sekaligus pengumuman siapa team terbaik di diklat ini. Acara semua selesai maka siang ini kami kembali ke kampus kita tercinta.
Capeknya diklat membuat susasana pulang di dalam bus berbeda dari suasana bus saat berangkat, karena banyak orang yang lelap tertidur. Sesampai di kampus kami makan bersama dulu baru kemudian kami berpamitan pulang kerumah masing - masing.
Diklat ini walaupun sebentar tapi akan menjadi salah satu cerita yang tak akan mudah terlupakan di hidup kita.













0 comments