Gerakan Nasional 1000 Startup Digital #Ignition

January 18, 2018


Gedung Pascasajana Institut Sepuluh November Surabaya kembali menjadi tempat berkumpulnya para pemuda yang akan menguncang dunia. Sabtu, 03 September 2016 gedung tersebut terlihat ramai oleh mahasiswa dan pemuda yang peduli akan lingkungan sekitar. Kurang lebih 200 peserta berkumpul dalam acara “Gerakan Nasional 1000 Startup Digital” tahap Ignition.



Ignition merupakan tahap pertama dari rangkaian tahapan yang ada. Dimana peserta berkumpul untuk dapat bertemu, mendapat inspirasi hingga bertanya dengan pembicara sukses dalam menguncang Indonesia. Ignition kali ini merupakan Ignition kedua yang diselenggarakan di kota Surabaya. Sambutan oleh Perwakilan ITS bapak Dr. Ir. Achmad Affandi, DEA. dilanjutkan oleh bapak Ir. Azhar Hasyim, MIT selaku Direktur E - Busniness Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

Sesi pertama topik yang dibahas “The Startup Journey” :


  • Dicky Widhyatmoko, R&D, Kelompok Linux Arek Suroboyo (Moderator)
  • Calvin Kizana, CEO, Picmix
  • Gibran Huzaifah, CEO, eFishery
Komitmen dan rasa cinta merupakan hal yang dapat membuat startup berjalan dan berkembang pesat.  Seperti kata Gibran yang timnya tetap mau bekarya meskipun tak mendapat gaji selama satu bulan karena eFishery bukan hanya sekedar startup bagi timnya. Hampir sama dengan Calvin yang tetap konsisten dengan Picmix di OS Blackberry yang membuatnya semakin sukses dan akhirnya kini bisa di berbagai OS termasuk Android.

Sesi kedua dengan topik yang dibahas “Don’t Start A Business, Solve a Problem” :


  • Ahimsa Afrizal, CEO, Jejakku (Moderator)
  • Rama Notowidigdo, Chief Of Product Officer, GO-JEK
  • Vikra Ijas, CMO, Kitabisa.com
Peka terhadap lingkungan merupakan salah satu cara yang baik untuk membantu lingkungan. Seperti halnya GO-JEK yang berusaha mengatasi permasalahan driver ojek yang kesulitan mencari penumpang dan sebaliknya. Yang akhirnya GO-JEK semakin dikenal publik. Ide tak harus murni dari kita, kurang lebih begitu pendapat mas Vikra yang berusaha menyelesaikan masalah yang ada dengan cara mengadopsi ide ditempat beliau menimba ilmu. Dengan sedikit perubahan yang sesuai, ide tersebut mampu mengatasi masalah yang ada hingga lahirlah kitabisa.com

Sesi berikutnya adalah Yohan Totting, Initiator FOWAB, berbagi cerita dengan topik Creativity 101. Beliau berpendapat terkadang ide keren, kreatif dan inspiratif muncul ketika sedang mandi. Namun tak semua ide yang muncul itu ide terbaik, maka kita harus menguji ide kita di Google dan mengasah kemampuan kita.

Sesi ketiga dengan topik yang dibahas “Think Like a Founder” :


  • Imam Muttaqin, Chief Technology & Innovation Officer, GNFI (Moderator)
  • Ronald Ishak, Managing Director, Hacktiv8
  • Benson Kawengian, CEO, Urbanhire
Kedua panelis memiliki pendapat yang sama, jangan pernah menyerah. Jika kita gagal dalam satu usaha kita coba lagi, jika tetap gagal di usaha yang sama lakukan kembali intropeksi diri dan jika tidak memungkinkan bertahan berganti usaha pun dapat menjadi solusi. Yang jelas jika menjadi Founder kita harus percaya dengan apa yang kita bangun, kita impikan karena dengan kepercayaan tersebut kita mampu untuk berhasil dan terus bangkit.

Sesi keempat yang merupakan sesi terakhir dari acara ini, dengan topik “Collaborate to Create Innovation” :


  • Leonika Sari, CEO, Reblood (Moderator)
  • Aria Rajasa, Founder, Tees.co.id
  • Febri Nazuka, CEO, Brosur Kilat
  • Sanny Gaddafi, CEO, 8villages

Kolaborasi merupakan salah satu hal yang penting dalam membangun startup. Namun semua itu perlu perhitungan dan dengan siapa kita berkolaborasi. Seperti GO-JEK yang saati ini sedang naik daun dan Tess.co.id yang belum terlalu dikenal orang. Jika mereka saling bekerja sama, GO-JEK dapat mengenalkan Tess.co.id ke masyarakat yang membuat Tess.co.id semakin mudah dikenal masyarakat dan berkembang pesat. 

#1000StartupDigital @1000StartupID 1000 Startup Digital

You Might Also Like

0 comments