Roti Bakar 543 #Kuliner

February 17, 2018


Bulan ramadhan bukanlah suatu alasan kami tak dapat berwisata kuliner dan menikmati hidangan khas dari berbagai daerah bahkan penjuru dunia. Justru ini adalah momen yang sangat tepat. Mengapa?

Yah, karena kami akan menjumpai beberapa makanan khas daerah yang hanya ada di bulan suci ini. Kolak ayam khas Gresik misalnya. Namun sayang tahhun ini saya tak bisa menikmati lezatnya kolak tersebut.

Selama bulan ramadhan ini kehidupan kuliah membuat saya harus lebih betah berada di kota tetangga dari pada di kota sendiri, sehingga terdapat beberapa event dan kuliner yg harus saya lewatkan di kota kelahiran.

Namun setelah saya sadari, memang ada yang saya lewatkan tapi ada juga yang saya temukan hehe. Kehidupan disini (kota tetangga) jauh berbeda dengan gaya hidup saya di kota sendiri. Dimana semuanya sudah tersedia dan tinggal nyaman saja, disini saya harus lebih berjuang untuk dapat beradaptasi.
Tidak semua perjuangan itu akan saya share dalam postingan kali ini, karena jika saya share dalam satu posting saja, tak terbayang kami harus scroll sepanjang apa untuk dapat menemukan akhir tulisan ini hehe.

Senin (25/06/2101) saya dan sahabat ingin mencari menu buka puasa di tempat yang baru. Sempat terjadi perdebatan karena kami mencari tempat yang nyaman namun dengan harga murah dan mengenyangkan adalah hal yang susah, hehe. Maklum anak perantauan.

Perdebatan itu berakhir ketika ada teman yang nyeletuk memberikan sarannya untuk makan di cafe baru sekitar kampus. Sempat ragu karena cafe pasti agak sedikit mahal, tapi kami terlena ketika melihat foto - foto lokasinya yang terlihat nyaman.

Berangkat deh akhirnya kelokasi, karena gak tau tempatnya kami sempat nyasar hingga ke kuburan hehe. Malu bertanya sesat di jalan mungkin itu ilmu pertama yang kami dapat dari kejadian tersebut. Setelah mendapatkan jalur yang pasti ketemu deh tempatnya.

Roti Bakar 543 Surabaya, tempatnya cukup gede, dengan desain interior yang apik, suasana yang nyaman dan banyak anak muda adalah penilaian pertama saya dari tempat ini, yang membuat saya yakin untuk menampakan kaki masuk kedalam.

Setelah mendapatkan tempat duduk kata pertama yang saya fikirkan keren (sedikit gila sih) nomor mejanya pakai plat nomor kendaraan haha. Cara pesannya juga unik tinggal tekan tombol yang disediakan pasti pelayannya langsung datang.

Selain itu tempatnya juga ada yang outdoor ada yang indoor lengkap dengan beberapa stop kontak, cocok deh bagi muda mudi yang kemana - mana selalu mencari colokan (listrik) dan wifi haha. Hal selanjutnya yang membuat saya kaget adalah buku menu makanan.

Ketika mendapatkan buku menu tersebut dan membukanya waah menunya memang menarik semua, yang membuat buku tersebut sedikit tidak menarik adalah harganya haha.

Seperti tebakan diawal cafe pasti agak mahal dari pada tempat makan biasa. Tapi ya sudahlah toh kami sudah memutuskan untuk ke cafe ini jadi masak gak mau pesan apa - apa ? Padahal cacing - cacing diperut untuk teriak untuk di beri makan hehe.

Karena tujuan awal kesini adalah untuk berbuka puasa jadi yang saya pesan adalah nasi (tapi saya lupa nama pesanan saya hehe) dan sedangkan teman saya hanya memesan minuman saja, sepertinya cacing dalam perutnya lebih mudah untuk diajak kompromi ya hehe.

Sambil menunggu pesanan kami datang kami asyik memotret dan melihat - lihat cafe ini lebih cermat lagi. Ternyata cafe ini merupakan salah satu tempat yang cocok buat kalian yang ingin melupakan mantan atau yang mudah baper dalam segala situasi.

Tau kenapa ? Disini banyak sekali tulisan - tulisan dan hiasan yang membuat kami baper loh  haha. Salah satu katanya seperi ini :

"Dilarang putar balik ke mantan" dengan hiasan rambu lalu lintas dilarang putar balik. Kreatif dan kocak bener nih cafe, bukan hanya tulisan itu saja, ada beberapa tulisan lain yang bikin baper dan berikut yang berhasil terjepret oleh kamera.

Keasyikkan foto - foto dan tertawa sendiri kamipun tak sadar kalau sahabat kami sudah ada didepan cafe. Tak lama kemudian pesanan kamipun mulai datang dan setelah sholat tarawih ada juga satu sahabat lagi yang join dan sekarang kami 4 sedang menikmati cafe baru yang kreatif dan baperan ini haha.

Detik terus berganti dan waktu terus berjalan tak terasa kami telah nongkrong di cafe ini sudah cukup lama, pesanan yang kami pesanpun sudah semakin nambah dan nambah aja (padahal uang di dompet tinggal dikit, duh :( ).

Mungkin topik yang ingin dibicarakan semakin menipis akhirnya kami memutuskan untuk bermain game saja. Beruntung cafe ini menyediakan UNO balok yang dapat kami mainkan dan membuat cafe ini semakin rame saja haha.

Cukup lama bermain game tersebut dan ternyata saya baru sadar bahwa terdapat filosofi cinta dalam permainan tersebut yang tanpa kami sadari selalu terucap saat permainan berlangsung. Filosofinya itu ....

"Membangun sebuah hubungan itu hampir sama seperti main UNO balok, dimana UNO yang saat pertama kali dimainkan dalam formasi lengkap dan kokoh, perlahan - lahan akan mulai goyang karena permainan dimulai,

kami harus bisa menjaga UNO tersebut agar tidak jatuh (roboh) bagaimanapun situasinya, namun terkadang kami harus belajar dari kegagalan untuk dapat membangun kembali UNO yang roboh tersebut dan melanjutkan permainan lagi".

Maksudnya gini : Saat pertama kali kalian jadian (menjalin hubungan) itu adalah momen yang paling bahagia dan istimewa. Saat kalian mulai menjalani hubungan tersebut kalian harus bisa menjaganya dari segala macam cobaan.

Jika sudah semaksimal mungkin kalian menjaga namun hasilnya pupus, maka kita harus belajar ikhlas menerima hal tersebut. Lalu bangkit kembali, belajar dari masa lalu, memperbaiki diri dan mencari cinta yang baru. Cinta yang sejati. Gitu deh kurang lebih hehe.

Gerimis hujan membuat kita berhenti sejenak dari permainan dan pindah ke lokasi yang indoor. Karena hujan semakin deras kami lanjut bermain namun kali ini dengan game yang berbeda tapi sejenis, yakni UNO kertas (UNO biasa).

Canda tawa selalu menghiasi waktu kami kala itu, hingga tak sadar jam sudah menunjukan waktu tengah malam. Muka lelah karena keasyikkan bermain, tangan yang kram karena dapat hukuman setiap kali kalah dalam permainan bukanlah masalah bagi kami.

Tepat tengah malam kamipun beranjak pergi dari cafe tersebut, alhamdulillah uang yang harus dikeluarkan tak sampai merogoh dompet terlalu dalam. Tidak langsung pulang melainkan kami mencari lauk untuk sahur dan akhirnya kami pulang ke rumah masing - masing.

Kapan lagi coba bisa begini ? Di tengah sibuknya aktifitas kampus masih sempat tertawa dan bersenang - senang. Menjalani hidup ini dengan santai dan penuh rasa syukur.

Hal yang terpeting adalah bisa berkumpul dengan sahabat, melupakan sejenak gadget yang selalu menyita waktu, menjauhkan kami dengan yang dekat dan medekatkan yang jauh (gunakan gadget seperlu saja sobat),  dan nikmatilah setiap waktu yang kita miliki dengan orang - orang yang kita sayangi. :)

Serta jangan jadikan hal apapun untuk menjadi beban / alasan dalam mencapai suatu hal (cita - cita). Puasa bukan alasan untuk bermalas - malasan disiang hari, Ramadhan bukan alasan untuk tidak dapat berwisata kuliner. Good night sobat blogger.







You Might Also Like

0 comments