Eco Green Park 2017#Traveler

March 11, 2018


Masih berbicara soal liburan, mumpung ada liburan panjang, nah mari deh kita nikmati sebaik - baik mungkin. Melupakan tugas sejenak, mengabaikan tugas yang ada dan pura - pura lupa dengan proker - proker yang sudah menanti hehe (hanya sementara kok). Ada yang pernah tahu proses penggelolahan sampah kompos ? Atau ada yang tahu mengapa bumi menjadi semakin rapuh ?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut saya dan keluarga memutuskan untuk mencari jawabannya di kota Wisata Malang - Batu. Mencari tempat bermain yang bernuasa berbeda dengan kota Gresik yang identik panas dan penuh asap namun tak melupakan segi pendidikan. Karena arus balik sudah lewat, perjalanan menuju kota Apelpun terasa cukup cepat. Kemacetan yang biasanya menjadi ciri khas liburan lebaran, kini hilang entah kemana dan menyiksakan beberapa kemacetan dibeberapa titik saja.

Jika di google maps memerlukan 2 jam 50 menit (133 km), maka kami perjalanan kami kemarin (14/6) memerlukan waktu sekitar 3 jam 10 menit, memang lebih lama dari perkiraan google maps karena kami sempat istirahat sejenak dan mencari makanan ringan untuk perjalanan. Saat kita sampai lokasi, waktu menunjukan pukul 12.30 siang. Dan disambut dengan cuaca panas khas Malang, yang dulunya setiap saya ke kota ini selali kedinginan entah mengapa kemarin tidak terjadi.

Hal tersebut semakin membuat saya penasaran, mengapa kondisi alam saat ini terus berubah - ubah, bahkan tim / lembaga BMKG pun dapat menghasilkan informasi yang salah terhadap alam ini (koresi jika salah) seolah tak ada yang tahu, apa yang akan terjadi dengan alam ini. Mengapa bisa terjadi demikian ? "Eco Green Park" menjadi tempat harapan saya atas semua pertanyaan tersebut.

Eco Green Park merupakan salah satu tempat wisata yang harus sobat kunjungi, karena tempat ini memiliki informasi yang mendidik dan tentunya tetap dapat bersenang - senang. Lokasinya pun sangat strategis, masih berada di lingkup Jawa Timur Park 2 (Batu Screet Zoo) dan Museum Satwa. Sehingga sobat dapat liburan dengan bahagia disini.

Saran saya jika sobat ingin mencoba semua wisata di lingkungan ini, tak mungkin sobat dapat lakukan dalam sehari semalam, so disini terdapat juga hotel yang dapat kita gunakan untuk beristirahat dengan pemandangan dan fasilitas yang dijamin sangat baik.

Keren banget bukan hehe. Kembali membahas Eco Green Park, saya memiliki kebiasan selalu mengelilingi lokasi wisata sebelum menikmatinya satu persatu. Jelas tidak mungkin jika saya harus memutari lokasi ini, kemudian kembali dari pintu masuk lagi untuk mencoba satu persatu wahana yang ada (pasti melelahkan dan memakan banyak waktu).

Oleh sebab itu peta wisata selalu yang saya cari dan ambil terlebih dahulu untuk membantu saya melihat ada apa saja sih dilokasi wisata ini dan wanaha atau spot mana yang harus mendapatkan perhatian lebih (nanti) saat dikunjungi atau ingin saya coba.

Setelah tahu ada apa saja dilokasi ini, ada satu wahana yang paling saya ingin kunjungi namun berada pada posisi terakhirt (dekat pintu keluar). Okelah gak menjadi masalah, yang terkahir kan biasanya yang teristimewa hehe.

Saat melewati pintu masuk, kalian akan disambut dengan semprotan air dan pemandangan yang indah. Selain itu ada beberapa kata mutiara indah mengenai alam dan tingkah laku manusia. Mulai dari sini saya tidak akan banyak bercerita melainkan "memamerkan" foto - foto yang saya ambil saya berada disini (Alasan karena gak tahu harus menulis apa hehe).

Bukan sepenuhnya alasan sih, terkadang foto itu dapat menjelaskan lebih banyak dari sekedar kata yang disusun menjadi sebuah kalimat indah hehe.

Enam foto diatas adalah gambaran awal setelah kalian memasuki pintu masuk. Ada beberapa tulisan yang membuat saya "tersentuh" dan kembali sadar bahwa kita seharusnya menjaga alam ini bukan sebaliknya. Nah kalau gitu sob, mulai saat ini kita harus menjaganya dengan lebih baik lagi, seperti tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan plastik dan mendaur ulang sampah. Setuju kan sobat blogger ?

Kembali berjalan sedikit lebih jauh lagi, maka kita akan bertemu dengan beberapa satwa yang ada (mayoritas adalah jenis jenis burung). Mulai dari Burung besar dunia, Burung Beo, Burung Hantu dan burung lainnya.

Selain itu kalian dapat berburu layaknya polisi hutan yang sedang mencari pemburu hewan liar di "Jungle Adventure" dan pastikan sobat mendapatkan poin tertinggi hehe. Bagi yang suka bermain musik dapat "unjuk gigi", namun sedikit berbeda. Jika biasanya sobat bermain musik dengan Gitar, Drum, dll kali ini sobat harus mampu menciptakan nada yang indah dengan air.

Dengan air ? Yups, disini telah disediakan dengan sedemikian rupa alat musik kreatif yang dapat menimbulkan nada indah yang harus dimainkan dengan bantuan air, lebih tepatnya menyemprotkan air ke benda - benda tersebut. 

Susah memang awalnya bermain ini, setelah mengikuti panduan yang ada muncul deh nada indah dan hati - hati akan ada kejutan saat anda bermain dengan alat musik ini, baju saya saja sampai basah dibuatnya hehe.

Lanjut ke rute selanjutnya, kita akan kembali bertemu dengan beberapa jenis ungas (Ayam dan kawan kawannya), bertemu dengan sapi, kambing hingga domba. Bagi yang ingin mecoba belajar memerah sapi bisa deh belajar disini.

Apalagi binatang disini gemuk - gemuk (sepertinya meraka bahagia disini hehe). Atau ada yang ingin belajar mengelolah sampah ? Bisa juga disini loh sob. Atau ingin belajar budidaya lebah ? Nah rute selanjutnya cocok banget deh.

Sekarang kita akan belajar budidaya lebah, jamur, serta belajar apa itu sih hidroponik. Dan kita juga dapat menikmati hasilnya dengan membeli sebuah produk yang disediakan di bagian akhir rute ini. Begitu hebatnya penjual madu tersebut sampai ayah saya dibuatnya berhenti dan membeli beberapa produk yang dijual.

Bahkan ayah saya sampai bingung mau pilih yang mana, kalau saya lihat ekspresi wajahnya sih kayaknya mau di beli semua satu satu tuh hehe.

Selesai juga deh membeli buah tangan dari lebah itu dan lanjut ke rute berikutnya. Lagi lagi bertemu dengan burung haduh, sempat bosan dan heran sih kenapa banyak sekali jenis burung dipamerkan. Tapi ditengah perjalanan ada satu spot yang membuat saya terheran - heran.

Sampai - sampai saya bertanya ke ortu dan adik, hari ini bukan hari Valentine kan ? bukan hari cinta atau apalah gitu kan ? Mereka semua kompak menjawab iya. Namun mengapa ada spot foto yang bertema cinta dan love berwarna pink seperti ini ?

Kan bikin baper mendadak :( lengkap dengan kereta pengantin lagi, duh tempat ini bisa aja buat baper. Ditambah banyak banget wisatawan yang antri untuk berfoto yang alhasil mama saya ikut - ikutan antri dan mengajak kami semua harus foto disini.

Karena adik saya takut kalau di dekati oleh binatang jadilah difoto dia yang berekspresi paling tegang dan berharap segera selesai saja momen ini. Agak aneh dan lucu sih, temanya love tapi fotonya sama burung bukan sama pasangan. Mungkin itu perasaanku saja ya karena sedang menjalani proses jomblo eh single lebih tepatnya hehe.

Tak jauh dari tempat tadi ada juga deh foto lagi dengan burung, yang membuat berbeda adalah tidak ada love atau tema cinta dan burungnya terbang bebas. Pastikan sobat membawa makanan (ada di petugas) agar burung tersebut mau menghampiri sobat.

Kalau mau menarik perhatian burung cukup dengan mengasih makan dan perhatian. Lah kalau mau menarik hati kamu bagaimana caranya ? Sudah diberi perhatian dan kasih sayang kok masih gak tertarik juga :( aah sudahlah.

Hmm, lama berjalan dan berkeliling ternyaata baru sadar ternyata lokasi wisata ini besar juga ya. Padahal diawal masuk sempat terfikir "wisata kali ini bisa saya selesai dalam sehari karena lokasinya yang tak terlalu besar". Ternyata saya salah besar hehe. Tak apalah, belajar dari kesalaham deh.

Rute berikutnya masih ngomongin tentang burung, tapi dalam bentuk yang berbeda. Bird Galery dimana kita bisa melihat dan belajar beberapa jenis burung yang telah punah, proses meneteasnya telur burung dan beragam bentuk burung purba dari lilin (mungkin) layaknya museum.

Sedikit berbeda dari rute - rute sebelumnya kali ini kita akan bermain di "Rumah Terbalik". Wih keren bukan, bayangkan saja jika perabotan rumah seperti tv, sofa, meja hingga tempat tidur berada dalam posisi terbalik. Yang menjadi pertanyaan apakah masih dapat di gunakan sebagai mana fungsinya? Tapi yang paling penting ini merupakan salah satu tempat foto yang apik dan sayang banget untuk di lewatkan sob.

Satu hal yang terasa aneh (gak nyambung) dari rumah terbalik adalah suasana yang semakin lama seperti rumah hantu dengan suara - suara yang "agak" menyerampkan ditambah pecahayaan yang agak gelap. Diujung rumah terbalik ini kita akan dibuat bingung dengan jalan keluarnya sob, karena harus melalui ruang kaca.

Terbebas dari wahana "Rumah Terbalik" yang agak aneh tapi apik tersebut kita akan bermain basah - basahan dizona air hehe. Sengaja gak bawa baju ganti jadi saya cuma bisa melihat dan berkhayal dapat permainan yang ada didepan saya hmm. Istirahat sejenak sambil minum teh dan makan pop mie, saya melihat - lihat sekeliling. 

Terdapat tulisan "Eco Green Park" yang didesain sedemikian rupa dan kita bebas berfoto ria disana. Disampingnya terdapat permainan menarik yang pasti sobat kenal, yaitu "Angry Bird" burung pemarah berwarna merah yang sangat populer dalam dunia game dan perfilman itu dapat kita mainkan di sini, secara real loh sob.

Tak terasa tinggal beberapa langkah lagi kita sudah menuju pintu keluar, duh sedih deh, padahal belom semua wahana dicoba namun sudah ada peringatan kalau waktu berkunjung kita tinggal 1 jam. Mempercepat laju dan akhirnya sampai di food court tempat yang paling cocok setelah capek dan lapar berkeliling hehe.

Suasana yang santai dengan musik yang indah membuat suasana makan kala itu semakin nyaman dan santai, apalagi ada musik yang saya sukai diputar disini hehe. Yah, ini dia wahana terakhir dan favorit saya yang dari awal masuk ingin sekali saya kunjungi "Geology Science Center".

Senja telah tiba dan malam segera tiba, kinipun kita harus beranjak pergi meninggalkan wisata ini, meninggalkan kenangan yang telah kita buat hari ini. Tapi berwisata di kota Apel ini belom lah usai. Memang kita sempat makan di lokasi wisata tersebut, namun tak nikmat rasanya jika tak berwisata kuliner.

Untuk menutup hari yang indah, kali ini saya dan keluarga pergi mencari sate kelinci dan soto lombok. Setiap ke kota ini tak bolehlah kita melewatkan dua makanan yang eeenak ini. Apalagi suasana yang semakin dingin dan malam tentunya perut tak boleh kosong dong, jika tidak ingin cacing dalam perut kita berdendang haha.

Malang - Batu, merupakan kota wisata di Jawa Timur yang selalu memiliki tempat - tempat wisata yang apik. Tak pernah bosan rasanya menginjakkan kaki di kota ini, padahal sejak kecil rasanya sudah sering sekali bermalam kota ini.

Teruslah menjadi kota yang indah, kota yang menakjubkan, kota yang mampu menarik banyak pengunjung hingga ke ujung dunia dan tetaplah seperti itu, jangan pernah berubah. Karena banyak sekali kenangan yang indah di kota ini.




















Selamat malam and happy saturday #saturdaynight

You Might Also Like

0 comments