Indahnya Nada, Indahnya Kebersamaan di Jazz Traffic 2018
October 31, 2018
Sejak kecil rasanya kita sudah dikenalkan dengan nada, irama dan suara yang indah. Tentunya dengan genre yang beragam, ada pop, dangdut, rock atau jazz. Menariknya jika ingin menikmati sebuah musik kita dapat menggunakan beragam alat seperti tape, CD/DVD player, radio, bahkan semakin berkembangnya zaman, semakin mudah kita mendengarkan musik, dimanapun dan kapanpun, melalui ponsel pintar kita misalnya.
Dari semua cara menikmati musik, salah satu cara yang paling menyenangkan adalah dapat berdendang bersama dengan sang penyanyi, layaknya kota Surabaya pada tanggal 25-26 Agustus 2018. Kota pahlawan diguncang dengan hadirnya beberapa musisi papan atas di Grand City Mall Surabaya Exhibition & Convention Hall JL. Walikota Mustajab No. 1 Surabaya dalam acara Jazz Traffic Festifal 2018.
Musisi yang hadir cukup banyak diantaranya Sheryl Sheinafia, Adhitia Sofyan, Gac, Raisa, Tulus, Isyana, Metta Legita, HIVI!, Yura Yunita, Via Vallen, Magnitudo (Mld Jazz Wanted 2018) Feat Marion Jola & Abdul Indonesia, Padi Reborn dan masih banyak lainnya. Ada yang berbeda menurut saya diacara tahunan musik terbesar ini adalah hadirnya Indra Lesmana Project (ILP).
Bagaimana tidak, band yang dikenal dengan genre proggressive metal turut meramaikan dan mengguncang panggung jazz traffic kala itu. Namun siapa sangka kalau penggemar ILP ternyata cukup banyak, indahnya perpaduan musisi jazz dalam memainkan lagu proggressive metal mampu menghasilkan nada-nada indah yang dapat diterima masyarakat. Selain itu, musisi Via Vallen yang dikenal karena lagu "Sayang"nya juga hadir. Tampil dihari pertama dengan memainkan beberapa lagu jazz seperti Michael Buble berjudul Home dan ditutup dengan lagu sayang, sukses dibawakannya dengan apik.
Sungguh indah penampilan Jazz Traffic tahun ini. Perbedaan dan perpaduan musik yang tepat ternyata tidak menghasilkan keburukan, justru sebaliknya, keindahan memang terkadang didapatkan dari perpaduan beberapa elemen yang berbeda. Namun, musisi yang lain seperti Raisa, Yura, HIVI!, Isyana, Sheryl dan Marion juga tampil sangat indah dan menghibur.
Jazz Traffic Festifal 2018 ditutup dengan penampilan group band yang sudah lama vakum, yaitu Padi Reborn, seperti namanya Padi kembali ingin mengguncang musik tanah air dan selamat karena telah berhasil menjadikan malam jazz traffic begitu indah, semoga bukan hanya di acara ini saja, namun juga di masa-masa berikutnya. Terima kasih Jazz Traffic Festifal 2018 dan ILP untuk stik drumnya semoga bukan kode dari semesta untuk membuatku kembali bermain musik, karena sekarang saya masih ingin menjadi penikmat musik.
Untuk semua musisi teruslah berkarya, buatlah karya yang berarti & sepenuh hati bahkan jika diperlukan jangan lupa untuk berkolaborasi. Sedangkan untuk para penikmat musik dimanapun, tak peduli genre musikmu apa, sadarlah bahwa kita sama, sama-sama sedang menikmati indahnya nada. Semoga bisa bertemu ditahun berikutnya.
Sumber Foto : https://jazztraffic.com/foto







0 comments