Mountain Bromo
July 01, 2018Indonesia, negara dengan berjuta pesona. Mengenalkan indahnya Indonesia hingga ke luar negeri merupakan hal yang membanggakan, kali ini Ralph dari Filipina bersama teman-teman AndroidDev Surabaya melakukan perjalanan untuk menikmati indahnya Gunung Bromo. Pesona Gunung Bromo masih mampu menjadi daya tarik untuk sebagian orang, bahkan membuatnya ingin kembali lagi.
"Kemudian yang kamu perlukan hanyalah kaki yang akan melangkah lebih jauh, tangan yang akan berbuat lebih banyak, mata yang akan melihat lebih lama, leher yang akan lebih sering mendongak, tekad yang setebal baja, dan hati yang akan bekerja lebih keras serta mulut yang selalu berdoa"."
------- 5cm
Bermodalkan quotes dari film 5 cm, niat yang baik untuk menikmati indahnya alam Indonesia dan sebuah kamera mirrorless, kita memulai perjalanan ini. 5 Mei 2018, malam itu menjadi awal dari perjanalan ini. Pukul 01.00 WIB kita telah sampai dilokasi, disambut dengan dinginnya cuaca disana ditambah hanya menggenakan kaos polos dengan jaket tipis, kita tetap melanjutkan perlajanan ini.
Mengingat pukul 16.00 WIB kita harus sudah di Surabaya karena ada urusan yang harus diselesaikan, maka tak boleh membuang waktu sedikitpun selama perjalanan ini. Untuk seorang pemula, seperti saya, suhu udara kala itu sangatlah dingin, apalagi ketika berada di Penanjakan Bromo. Entah berapa lama kita berada disana untuk menunggu alam memamerkan indahnya.
Saling berbagi dan peduli mungkin bisa menjadi salah satu kunci untuk bisa menikmati indahnya alam bersama-sama, yang paling penting, lupakan namanya gengsi. Hingga akhirnya alam kembali memarkan indahnya, sunrise perlahan muncul, walaupun sempat ada drama kabut yang menutupinya, mungkin "dia" masih malu-malu.
Namun akhirnya, kita tetap dapat menikmati indahnya. Sungguh indah sekali, bahkan bisa menghancurkan batas-batas yang ada, kami syang berada disana saat itu sepakat, bahwa ini adalah salah satu keindahan alam yang tak boleh dilewatkan dan harus dijaga.
Bukankah, kita harus ingat untuk tidak mengambil apapun kecuali gambar, tidak meninggalkan apapun selain jejak dan tidak membunuh apapun kecuali waktu. Perjalanan ini kembali berlanjut hingga ke Bukit Teletubbies (tempat yang katanya hits) tak lupa kita singgahi. Sampai waktu menunjukan sudah pukul 10 waktu setempat, yang berarti perjalanan ini harus diakhiri dahulu, karena ada urusan yang harus diselesaikan.





0 comments