Titik Dimana Wanita Menjadi Bintang

December 30, 2017


Sehebat dan sebanyak apapun ide yang muncul, jika dibiarkan saja hasil yang diperoleh hanyalah sampah. Berapa banyak ide yang sudah sering kali kita dengar namun hanya sekedar ide semata, seperti ide tentang membuat aplikasi atau sistem untuk membantu tukang tambal ban dijalan, sehingga tukang tambal ban pendapatannya dapat meningkat dan yang ban nya bocor dapat menemukan tukang tambal ban dengan cepat.

Ada ide tukang tambal ban on the spot, jadi yang ban nya bocor tidak perlu untuk mendorong dan masih banyak lagi fitur lainnya. Namun dari berjuta ide yang ada, berapakah yang berhasil mewujudkan ide tersebut menjadi suatu kenyataan??? Sayangnya masih banyak sekali ide yang "sepertinya bagus" jika diimplementasikan berakhir menjadi sampah.

Beruntung hal tersebut perlahan mulai disadari dan diperbaiki oleh pemuda Indonesia saat ini. Seperti yang dilakukan oleh dua pemuda di Surabaya sebagai pencetus ide dan inisiasi suatu kegiatan baru. Kegiatan sederhana yang tujuannya berbagi ilmu dan pengalaman dengan tujuan memberikan dampak positif pada masyarakat.

Ide yang muncul ketika sedang berada dimotor dalam perjalanan pulang dari suatu event keren di Surabaya menjadikan pemuda ini sangat semangat untuk berbagi. Padahal ide yang didapat tidak ada hubungannya sama sekali dengan event yang telah diikuti sebelumnya. Tak perlu menunggu nanti apalagi esok, pemuda ini langsung bekerja sama dengan Stikom Java Network (SJN) untuk mewujudkan mimpi menjadi nyata.

SJN adalah sebuah UKM yang bergerak dalam bidang penalaran khususnya bahasa pemrograman java. Setelah menggondok ide yang melayang - layang selama 2 minggu, akhirnya diputuskan untuk memberikan nama ide tersebut menjadi "Titik Bintang". Titik Bintang sebuah acara kumpul dan sharing mengenai teknologi.

Dan akhirnya pada tanggal 03 Oktober 2017 di Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya menjadi saksi bisu terselenggaranya kegiatan ini untuk pertama kalinya. Karna kegiatan ini nantinya akan berkelanjutan dengan tema atau topik yang berbeda - beda, maka Titik Bintang #Babak1 ini membawakan tema "Titik Dimana Wanita Menjadi Bintang". Tema tersebut dipilih karna melihat cewek - cewek dikampus yang kurang handal dalam mengoding, oleh sebab itu Titik Bintang ingin memberikan informasi dan mengubah mindset semua cewek tersebut bahwa ngoding itu gak susah.

Cewek memang identik dengan perasaan, padahal ngoding itu identik dengan logika, tapi bukan berarti cewek itu gak logis apalagi tak berlogika. Mereka hanya malu untuk unjuk gigi karna sekitar mereka mayoritasnya cowok. So, dengan adanya Titik Bintang ini berharap dapat membawa perubahan. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk seminar kecil atau talk show singkat namun bermakna dengan pembicaran juga cewek, mulai dari mahasiswa hingga dosen.

Dibawah pohon rindang (suatu tempat dikampus untuk menyelenggarakan kegiatan ini) ditemani dengan indahnya senja lengkap dengan semilir anginnya, membuat kegiatan ini terlihat santai dan bermakna. Sekali lagi ngoding itu gak susah bahkan untuk cewek sekalipun, banyak programmer cewek yang handal didunia ini. Jangan pernah merasa bahwa kalian progammer cewek satu - satunya, tidak !!! Jangan merasa juga bahwa ngoding gak cocok untuk wanita. Cewek juga jago ngoding, karna ngoding itu mudah. Mulai sekarang tak ada lagi alasan untuk menolak koding bagi wanita, karna sekarang adalah titik dimana wanita menjadi bintang.

Pesan terakhir dalam post ini, jangan memendam ide terlalu lama sendiri, tak ada ide yang benar - benar baru didunia ini. Jangan pernah ragu untuk mengimplementasikan ide yang ada karna kreatifitas itu tanpa batas dan butuh aksi nyata. Seperti blog dan tulisan ini, jika hanya ide maka kita semua tak akan pernah bisa membaca cerita ini.



You Might Also Like

0 comments